Abstract
Berdasaran hasil studi pendahuluan dengan cara kuesioner hari Selasa, 28 Januari 2013, yang dilakukan kepada 10 ibu pasien yang anaknya mengalami diare di Ruang Anak Bawah RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, di peroleh hasil bahwa semua ibu pasien mengalami cemas. Diare adalah suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya, ditandai dengan peningkatan volume, keenceran, serta frekuensi lebih dari 3 kali sehari dan pada neonates lebih dari 4 kali sehari dengan atau tanpa lendir darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikaraktristik pasien, karekteristik responden seperti: pekerjaan,umur dan pendidikan, dan tingkat kecemasan responden yang anaknya mengalami penyakit diare. Waktu pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juni Metode yang digunakan bersifat deskriptif dan jenis data yang di ambil adalah data primer dengan menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu pasien yang anaknya mengalami penyakit diare tahun 2014 yang di rawat di Ruang Anak Bawah RSUD dr. SOEKARDJO Kota Tasikmalaya. Sedangkan sampel yang diambil sebanyak 33 orang dengan menggunakan Teknik Accidental Sampling.Pengolahan data dilakukan dengan data yang disajikan berupa kategori yaitu cemas ringan, cemas sedang, cemas berat dan panik. Berdasarkan Hasil penelitian didapatkan hasil 7 orang (21.2%) mengalami cemas ringan, 23 orang (69.7%) mengalami cemas sedang dan 3 orang (9.1%) mengalami berat. Dari penelitian tersebut di dapatkan hasil akhir bahwa mayoritas ibu pasien yang anaknya menderita penyakit diare mengalami cemas sedang.Cemas tidak bisa dihilangkan, tetapi ibu pasien dapat mengontrol cemas tersebut.Maka dari itu perawat di Ruangan perlu membantu masalah ibu pasien agar masalah tersebut dapat diselesaikan serta membantu respon situsasi ibu yang anaknya di rawat karena penyakit Diare agar responden/ibu dapat mengontol dan mengalihkan perasaan cemas yang ibu rasakan dengan memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan.