Abstract


Epilepsi berpotensi untuk menimbulkan masalah sosio - ekonomi dan mediko – legal yang secara keseluruhan dapat menurunkan atau mengganggu kualitas hidup penyandang epilepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian pasien penyandang epilepsi di Klinik Neurologi RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Penelitian ini menggunakan desain analitik obsevasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 137 responden dan sampel sebanyak 102 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian  menunjukkan sebagian besar kurang mendukung dan penelitian kemandirian pasien epilepsi menunjukkan hampir setengahnya memiliki kemandirian kurang. Uji statistik Chi Square didapatkan pada taraf signifikan a = 0,05 dengan didapatkan nilai X² hitung (77,040) dengan P value (0,000) < α (0.05) yang artinya ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian pasien penyandang epilepsi. Berdasarkan hasil penelitian maka diharapkan tenaga kesehatan menjadikan hasil penelitian ini sebagai bahan psiko edukasi pada keluarga untuk selalu memotivasi dan selalu mendampingi pasien epilepsi selama masa pengobatan agar dapat mengoptimalkan kemandirian pasien epilepsi.


Keywords


Dukungan Keluarga, Epilepsi, Kemandirian